Apa Presiden Akan Menemui Aksiwan ??

Posted on

471192_04185709072015_jokowi_smile_1

Goendonesia.com – Besok, umat Islam yang meminta penahanan Ahok akan melaksanakan niatnya menggelar aksi 2.12 di Monas. Berulang kali Presiden Jokowi menyebut aksi tersebut bukan demonstrasi. Lalu, kalau itu bukan demo (yang demonya disebut demonstran), apakah Presiden akan menemui para aksiwan (orang yang menggelar aksi).

Belum ada kepastian dan statemen resmi dari Istana apakah Presiden akan menemui aksiwan atau tidak.

Bahkan, Presiden juga belum bisa memastikan posisinya esok hari. Apakah ada di Jakarta atau blusukan ke luar daerah. Atau seperti saat aksi 4.11, paginya ada di Istana lalu keluar Istana dan baru balik ke Istana malam hari.

“Belum, belum,” kata Jokowi saat ditanya wartawan dimana posisinya besok.

Pada aksi 411 lalu, Jokowi tidak menemui para peserta aksi bela Islam II. Alasannya soal keamanan. Eks Walikota Solo itu juga hanya menginstruksikan Wapres JK untuk menemui perwakilan para pengunjuk rasa. Saat itu Jokowi memilih untuk meninjau Terminal III bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.

Dalam aksi bertajuk super damai itu Jokowi hanya mengingatkan agar aksi jangan sampai ricuh apalagi terjadi kerusuhan. Apalagi mengingat tujuan aksi tersebut adalah doa bersama untuk keselamatan, ketenangan dan kemakmuran bangsa, dan persatuan. Karena itu, Jokowi yakin aksi nanti tidak akan rusuh. “Saya memercayai komitmen yang telah dibuat,” kata Jokowi, di sela-sela menjamu Ketua MPR, Zulkifli Hasan di Istana Merdeka.

Jubir Presiden Johan Budi SP juga tak mau berkomentar banyak soal apakah Presiden akan menemui peserta aksi atau tidak. Begitu juga saat ditanya agenda Jokowi besok. “Belum tahu,” kata Johan, kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.

Kabiro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Kombes Rikwanto juga belum tahu pasti. Dia bilang Presiden punya pengamanan sendiri. Ring pertama adalah Paspampres. Polisi posisinya ada di ring tiga. Rikwanto bilang jika suasana kondusif bukan tidak mungkin Presiden akan hadir di acara doa bersama. “Tapi semuanya tergantung pertimbangan dari Istana,” kata Rikwanto.

Sehari jelang hari-H, peserta aksi di berbagai daerah dilaporkan mulai bergerak menuju Ibukota. Ada yang berjalan kaki, menumpang bis, dan ada juga naik kereta api. Para peserta dari daerah cukup jauh sudah berangkat kemarin. Peserta aksi dari Bukittinggi, Padang misalnya, dilaporkan sudah bertolak menuju Jakarta dengan menggunakan 9 bis dengan jumlah peserta sekitar 500 orang. Dari Bekasi, 100 bus dengan peserta sekitar 6 ribuan sudah siap diberangkatkan. Para peserta aksi dan kota dan kabupaten Bekasi, rencananya akan berkumpul di Tambun dan Islamic Center. Para peserta aksi dari Malang, Jawa Timur pun dilaporkan sudah bergerak menumpang kereta api.

Sebelumnya, Wakil Ketua HNPF MUI zaitun Rasmin memprediksi aksi 2.12 akan diikuti oleh sekitar 3 juta orang. “Tapi itu tergantung kondisi besok,” ujarnya. Mendekati hari-H kediaman Jokowi di Solo mendapat penjagaan lebih ketat. Komandan Korem Warastratama Surakarta Kolonel Inf Maruli mengatakan pengaman di kediaman Jokowi tetap dilakukan sesuai prosedur.

Baca Juga: Kopma GPII Bertekad Duduki Istana

Sementara, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan tidak akan memberi sanksi bagi PNS yang akan ikut aksi nanti. Hanya saja, menteri asal PDIP ini berharap PNS tidak ikutan. Khawatir pelayanan kepada masyarakat akan terganggu.

“Tugas PNS melayani masyarakat, jadi kalau saya ditanya apakah boleh ikut demo, saya katakan tidak boleh,” kata Tjahjo. Kalau berdoa? Dia bilang berdoa adalah kewajiban. “Doa boleh saja. Tapi sebaiknya doa di daerah masing-masing saja. Bisa di rumah, di masjid. Tapi perlu diingat, tugasnya PNS itu juga untuk jaga stabilitas daerah,” ungkapnya.

Ketum MUI Ma’ruf Amin berharap akan ada dialog nasional usai aksi 2.12 nanti. Tujuannya adalah mengembalikan perjuangan bangsa Indonesia. Soalnya setelah kasus Ahok ini banyak isu berseliweran dan pen-cap-an kepada kelompok tertentu. Seperti anti pancasila dan sebagainya. “Itu bisa diselesaikan dengan martabat dan rembuk nasional. MUI siap mengambil inisiatif dan persiapan melakukan rembuk nasional,” ujar Ma’ruf. Ma’aruf berharap dialog nasional dapat terlaksana dan Presiden Jokowi hadir di acara tersebut. [rmol]

Incoming search terms:

demo mahasiswa 121,demo mahasiswa121,dp bbm fitnah lebih kejam dari pembunuhan,presiden jokowi tanpa pakaian sedikit pun,aksi bela islam jilid revolusi gatot,demo mahasiwa 121,akan ada demo mahasiswa 121,vidio cewe terhormat mgang kemaluan com,bokep anakdibawa umur,demo mahasiswa 212,

Loading...