Wow ! 30.000 Massa Bogor Akan Ikuti Langkah Muslim Ciamis, Jalan Kaki ke Monas 57 KM.

Posted on

demo

Goendonesia.com – Pendukung gerakan nasional pengawal fatwa (GNPF) MUI Bogor Raya dipastikan akan mengikuti jejak umat muslim Kabupaten Ciamis.

Pagi ini (1/12), mereka bakal berjalan kaki sejauh 57 kilometer dari Masjid Raya Bogor ke Monas untuk ikut aksi damai 2 Desember.

”Kurang lebih 30.000 peserta (ikut long march, Red),” ujar Fitrah, koordinator medis dan logistik posko Jakarta GNPF MUI Bogor Raya kepada Jawa Pos, kemarin (30/12).

Massa dari Ciamis lebih dulu memulai long march pada Senin (28/11). Mereka diperkirakan akan sampai Jakarta pada Jumat (2/12).

Sementara massa GNPF MUI Bogor rencananya berangkat pukul 09.00 hari ini.

Perjalanan yang tempuh kurang lebih 9-10 jam. Rombongan yang bakal mengenakan pakaian serba putih dan ikat kepala warna merah putih itu diperkirakan sampai di Jakarta Kamis (1/12) malam atau selepas Isya.

Para peserta dari Bogor akan mengambil rute terpendek. Dari Masjid Raya Bogor, mereka menuju Depok melewati kawasan Cibinong dan Jalan Margonda.

Kemudian ke Jalan Raya Pasar Minggu melewati Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, yang nantinya akan tembus di Menteng dan Monas.

“Ini merupakan hasil musyawarah ormas, DKM (dewan keluarga masjid), mahasiswa dan seluruh komponen umat Islam se Bogor Raya,” terangnya.

Semangat Ciamis juga menulari umat muslim Jakarta. Informasinya, pendukung GNPF MUI asal Kecamatan Duren Sawit, Cakung, Pulogadung dan Matraman juga akan berjalan kaki menuju Monas saat aksi 212.

Aksi solidaritas untuk rombongan aksi super damai 212 Ciamis itu rencananya akan berkumpul di sejumlah titik yang disepakati masing-masing koordinator lapangan.

Dukungan terhadap aksi bela Islam jilid III itu ditunjukan dengan berbagai cara.

Salah satunya menyediakan tempat menginap lengkap dengan konsumsi bagi peserta dari luar kota.

Baca Juga: Indonesia Punya Banyak Air, Presiden Jokowi: Cuma Jadi Banjir

Lokasinya tersebar di beberapa wilayah di Jakarta. Antara lain, Ciracas (Jaktim), Petamburan (Jakpus), Tanah Abang (Jakpus), dan Tebet (Jaksel).

Lokasi penginapan yang diumumkan melalui grup WhatsApp itu mayoritas berada tidak jauh dari masjid.

Gelombang massa juga datang dari kalangan buruh se Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi).

Mereka ikut bergabung menuntut penegakkan hukum atas kasus penodaan agama yang menjerat gubernur DKI non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Para pekerja juga ingin menyuarakan tuntutan penghapusan PP Nomor 78/2015 tentang Pengupahan kepada Presiden. [postmetro]

Incoming search terms:

vidiopolomas,bokepsdbogor,foto bergerak soto tangkar,Foto syahtini dengan stoking tembus pandang,hp replika bogor,serba serbi Piscart,

Loading...