Indonesia Darurat, 48 Narkoba Baru Beredar dan 50 Pengguna Meninggal Per Hari

Posted on

budi-waseso

Goendonesia.com – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso menyatakan bahwa proxy war yang terjadi di Indonesia salah satunya melalui peredaran narkoba yang merajalela. Narkoba menurutnya dapat merusak generasi bangsa yang akhirnya bermuara pada kehancuran bangsa Indonesia.

“Perang modern di negara kita adalah melawan narkoba. Narkoba ini tujuan akhirnya untuk menghancurkan bangsa dan negara Indonesia melalui generasi mudanya,” kata Buwas, Minggu (4/12) di Solo.

Buwas menyambangi Solo dalam rangka sosialisasi Badan Narkotika Nasional ‘Blangkon Lawan Narkoba’. Sosialisasi yang diikuti ribuan pelajar, mahasiswa dan masyarakat Solo itu digelar di area Car Free Day (Ngarsapura), Jalan Slamet Riyadi Solo.

Dalam kesempatan tersebut, Buwas menyitir pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengatakan bahwa Indonesia dalam kondisi darurat narkoba. Dalam sehari saja terdapat kurang lebih 40 hingga 50 orang meninggal karena narkoba.

“Presiden Jokowi menyampaikan bahwa negara dalam kondisi darurat narkoba. Beliau menyatakan mari perangi narkoba. Ini kita sambut dengan realisasi kegiatan. Bagaimana mengajak mahasiswa, pegiat, pelajar dan tokoh-tokoh menyuarakan dengan kegiatan di bidang masing-masing,” ujar Buwas.

Masyarakat juga diimbau harus lebih waspada terhadap peredaran berbagai jenis narkoba. Selain ekstasi, ganja dan sabu, terdapat jenis-jenis narkoba baru yang belum banyak diketahui masyarakat. ia menyebutkan ada 48 jenis baru dari 664 jenis narkoba baru di dunia yang beredar di Indonesia.

“Permasalahan narkoba ini belum menjadi perhatian kita semua padahal ini generasi bangsa yang akan memimpin negara ini ke depan. Ini fakta dan kenyataan yang harus ditangani serius,” kata Buwas.

Baca Juga: Habib Rizieq: Ternyata Saya Melihat Allah Swt Mengatur Polisi Itu Agar Sholat Jumat Sah

Dalam kesempatan tersebut, Buwas juga mengapresiasi langkah-langkah yang diterapkan Pemkot Solo dalam memerangi narkoba. Di lingkungan pemerintahan, Pemkot Solo melakukan tes urine mendadak ke pejabat dan pegawai. Sosialiasi bahaya penggunaan narkoba juga diterapkan hingga tingkat kelurahan di Solo.

“Saya berterima kasih ke Wali Kota karena semangat sekali menyelamatkan generasi muda, khususnya di Solo. Kota Solo harus menjadi pelopor dalam memerangi masalah narkoba,” pungkasnya. [jitunews]

Incoming search terms:

zamani slam meninggal,penangkapan narkoba ditanjung balai,joachim milner meninggal,meninggalnya hesti klepek,membuat poster anti narkoba,kapan hesti klepek klepek meninggal,jaket bomber hanoman,hesti klepek meninggal dunia,zamani slam meninggal dunia,fakta teletubbies meninggal,

Loading...