Sayap Gerindra Resmi Capreskan Kembali Prabowo

Posted on

prabowo

Goendonesia.com – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali diusung sebagai calon presiden untuk Pilpres 2019. Di­waktu yang tersisa sekitar tiga tahun lagi, Gerindra akan memanfaatkannya untuk mendongkrak elektabilitas Prabowo agar bisa mengungguli Jokowi.

Keputusan mengusung kem­bali Prabowo sebagai capres dis­ampaikan dalam kongres organ­isasi pemuda Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (Tidar). Keputusan tersebut diambil set­elah organ sayap Partai Gerindra itu menggelar kongres selama tiga hari di Surabaya, Jawa Timur.

“Tidak hanya mengusung dan mendukung, tapi juga memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden periode menda­tang,” ujar Ketua Umum Tidar, Aryo Djojohadikusumo, di sela kongres.

Menurut dia, selaku sayap organisasi, sudah merupakan kewajiban untuk memenang­kan siapapun calon pemimpin yang diusung partainya. “Pak Prabowo yang pada Pemilihan Presiden 2014 harus mengakui Joko Widodo sehingga pada 2019 kami harus lebih berusaha bekerja semaksimal mungkin mengantar dan memenangkan­nya,” ucap anggota Komisi VII DPR tersebut.

Aryo optimistis dengan per­siapan yang lebih baik akan mampu bekerja lebih diband­ingkan sebelumnya. Termasuk sumber daya manusia dan kader yang dimiliki Tidar sebagai organisasi pemuda di bawah naungan Gerindra.

Proses kaderisasi di Tidar, kata dia, semakin dipacu untuk bekerja lebih cepat dan efektif dalam mencetak kader muda sebagai dukungan pada kinerja serta program Gerindra selaku induk organisasi.

“Kader Tidar sekarang ini tercatat sebanyak 12 orang duduk di kursi DPR serta ratusan orang di DPRD Idan II. Ini membuktikan kader-kader Tidar sangat berkualitas dan siap membawa Prabowo sebagai Presiden,” katanya.

Sementara itu, pada kongreskedua yang digelar 3-4 Desember 2016 di Hotel Singgasana Surabaya tersebut, agenda utamanya adalah memilih ket­ua umum periode 2016-2021. Selain itu, kongres juga diman­faatkan sebagai momen evaluasi hasil kerja dan menggali potensi yang dimiliki setiap kader agar semakin berperan dalam politik di masa depan.

Baca Juga: Pagi Ini Buni Yani Akan Ajukan Gugatan Praperadilan Di Jakarta Selatan

Saat mengunjungi kediaman Prabowo Subianto akhir Oktober lalu, Presiden Jokowi sempatmenyinggung soal pemilu. Setelah rivalitas hebat pada pilpres, kata Jokowi, dirinya dan Prabowo bahu-membahu membangun negara. Tak hanya dari satu sisi, tetapi dari segala penjuru.

Dia kembali menekankan bahwa demokrasi tak harus bermusuhan. Walau demikian, menurut Jokowi, rivalitas bisa kembali ke titik puncak pada 2019 nanti, saat pilpres di­helat.

“Mungkin 2019 bisa saja ada rivalitas lagi. Namun, setelah itu, bahu-membahu lagi,” ujar Jokowi.

Dalam sebuah acara wawan­cara dengan sebuah stasiun televisi swasta belum lama ini, Prabowo memberi pernyataan mengenai kemungkinan maju pada Pilpres 2019 mendatang. “Dalam politik, 2 tahun atau 2,5 tahun itu age оf eternity. Kemungkinannya panjang. Dinamikanya banyak sekali,” kata Prabowo. [rmol]

Incoming search terms:

aril kembali heboh,yusha jung biography,

Loading...